Home Berita Kok Bisa Sogo Cs Sampai PHK Massal? Ini Jawabannya

Kok Bisa Sogo Cs Sampai PHK Massal? Ini Jawabannya

9
0

Jakarta

Baru-baru ini gerai Sogo hingga Seibu yang berada di bawah PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) diterpa kabar PHK massal. Kira-kira apa alasannya ya?

Kalau menurut Bank Indonesia (BI), penjualan ritel lesu sedang lesu, tercermin di Indeks Penjualan Riil (IPR) yang negatif 8,7% pada September 2020 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/YoY). Namun jika dibandingkan Agustus 2020 yang -9,2% YoY membaik meski masih negatif.

Penjualan ritel telah mencatatkan pertumbuhan negatif selama 10 bulan beruntun, sejak Desember 2019. Selama 10 bulan tersebut, rata-rata pertumbuhan penjualan ritel adalah -9.08% per bulan.

Selama kuartal III-2020, penjualan ritel tumbuh -10,1% YoY. Membaik dibandingkan kuartal sebelumnya yang -18,2%, tetapi lagi-lagi masih minus.

Kabar kurang sedap belum berhenti sampai di situ. BI memperkirakan penjualan ritel pada Oktober 2020 masih tumbuh negatif, bahkan lebih parah dibandingkan bulan sebelumnya yaitu -10% YoY. “Sejumlah komoditas seperti kelompok makanan, minuman, dan tembakau serta barang budaya dan rekreasi diperkirakan mengalami penurunan penjualan,” sebut keterangan tertulis BI yang dikutip CNBC Indonesia, Kamis (12/11/2020).

Dalam tiga bulan mendatang (Desember 2020), dunia usaha memperkirakan penjualan ritel naik yang digambarkan dengan Indeks Ekspektasi Penjualan (IEP) sebesar 157,2. Namun penjualan dalam enam bulan ke depan (Maret 2021) diperkirakan turun dengan IEP 159,4.

Data terbaru ini memberi gambaran suramnya industri ritel Tanah Air. Bukan hanya di Indonesia, situasi serupa juga terjadi di banyak negara.

Mengutip data Statista, nilai penjualan ritel di seluruh dunia pada 2020 diperkirakan US$ 23,36 triliun. Turun 5,73% dibandingkan tahun sebelumnya.

Biang keroknya apa ya bisa lesu begini? Lihat di halaman selanjutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here