Home Berita Pertamina Tuntaskan Pemasangan SPM Sukowati Field Tanpa Stop Produksi

Pertamina Tuntaskan Pemasangan SPM Sukowati Field Tanpa Stop Produksi

8
0

Jakarta

Pertamina EP Asset 4 Sukowati melakukan pergantian single point mooring (SPM) di perairan Laut Jawa, tepatnya di Kabupaten Tuban. Kegiatan ini memakan waktu 10 hari dengan masa preparation 3 hari dan pelaksanaan penggantian 7 hari.

Pergantian ini bertujuan untuk meningkatkan keandalan fasilitas produksi untuk memastikan keberlangsungan proses produksi minyak mentah. Kegiatan berlangsung lancar, aman, selamat, dan tepat waktu dari tanggal 5-12 November 2020.

“Setelah dilakukan inspeksi berkala terhadap fasilitas produksi, didapati Major Finding dari SPM #1179 yang mengharuskan untuk diganti. Maka dari itu kami ganti SPM tersebut dengan SPM #3 dengan kapasitas 250.000 DWT,” ujar Asset 4 General Manager, Deddy Syam dalam keterangan tertulis, Jumat (20/11/2020).

Deddy mengatakan pekerjaan penggantian SPM ini berjalan lancar dan tidak mengganggu produksi. Ia mengatakan pelaksanaan swapping instalasi SPM #1179 eksisting dengan SPM #3 yang merupakan hasil refurbish dari aset yang ada sebelumnya, bisa dilaksanakan dengan lancar.

“Zero oil spill, no accident dan yang paling penting zero loss production opportunity dari Sukowati Field dengan menyiapkan contingency plan saat bad weather,” imbuh Deddy.

Deddy menambahkan kini produksi year on year minyak Sukowati Field berkisar di angka 8.500 barel minyak per hari dan gas sebesar 12 juta kaki kubik per hari.

“Alhamdulillah kami bersyukur bahwa aktivitas penggantian SPM tidak sampai harus menghentikan produksi, dan saat ini aktivitas produksi Sukowati Field kembali berjalan normal dan siap memenuhi target produksi yang telah ditetapkan,” kata Deddy.

Selain itu untuk mendukung sinergi di antara anak perusahaan, maka PT Pertamina EP Asset 4 yang berada di dalam pengawasan SKK Migas menggandeng PT Elnusa untuk kegiatan penggantian SPM tersebut.

“Kami berharap sinergi positif ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi pertamina secara holding, sehingga bisa melewati kondisi Triple Shock dengan aman dan bisa melanjutkan milestone organisasi yang sudah dicanangkan sebelumnya,” pungkas Deddy.

(akn/hns)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here