Home Berita Rencana Erick Thohir: Cabang BUMN di Luar Negeri Berkantor di Satu Atap

Rencana Erick Thohir: Cabang BUMN di Luar Negeri Berkantor di Satu Atap

10
0

Jakarta

Kementerian BUMN punya rencana besar membawa BUMN mendunia. Salah satu misi Kementerian yang dipimpin Erick Thohir itu adalah menggabungkan kantor-kantor BUMN yang berbasis di luar negeri menjadi satu atap. Nantinya, kantor itu diberi nama Indonesia Incorporated.

“Pak Menteri mengatakan, di 2021 nanti kita akan wujudkan bersama BUMN Go Global. Ini juga merupakan tantangan bagi para direksi di seluruh BUMN,” ungkap Sekretaris Kementerian BUMN Susyanto dalam webinar Ngopi BUMN, Rabu (18/11/2020).

Kementerian BUMN mencatat, ada 17 BUMN yang punya operasi di luar negeri, dengan total 83 cabang/anak usaha/cucu perusahaan/joint venture di 26 negara. Sebagian besar, atau tepatnya 14 kantor ada di Singapura.

Menurut Susyanto, selain membesarkan nama Indonesia Incorporated di luar negeri, menyatukan kantor ini dapat menciptakan efisiensi operasional BUMN di luar negeri.

“Beberapa BUMN berkantor sendiri-sendiri di luar negeri, tentu ini jadi ada efisiensi karena berkantor bersama,” ungkapnya.

Adapun BUMN-BUMN yang akan disatukan karena sudah memiliki cabang di luar negeri antara lain BNI di 6 negara, BRI di 3 negara, Mandiri di 4 negara, Pertamina 9 negara, Telkom Indonesia di 9 negara, Garuda Indonesia di 6 negara, WIKA di 6 negara, Sucofindo di 6 negara, Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) di 4 negara, MIND ID di 2 negara, PLN di Belanda, Kimia Farma di Saudi Arabia, Asuransi Jasindo di Malaysia, dan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) di Amerika Serikat (AS).

“Kita tahu Pertamina ada di beberapa negara, BNI, dan BRI ada di beberapa negara, BUMN Karya ada di beberapa negara. Kenapa ini tidak bisa kita satukan? Selama ini mereka berkantor sendiri, berusaha sendiri, dan sebagainya,” jelas Susyanto.

Nantinya, BUMN-BUMN yang punya kantor cabang atau operasional di negara yang sama akan disatukan dalam satu kantor. Misalnya BNI, Telkom Indonesia, dan Sucofindo yang sama-sama beroperasi di Hong Kong. Kemudian, Pertamina, BRI, Mandiri, Garuda Indonesia, Sucofindo, PPI, MIND ID, BNI, dan Telkom Indonesia yang beroperasi di Singapura. Dan juga negara-negara lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here